Alhamdulillah….setelah menghuni Jogja selama 23 Tahun dan bertempat tinggal tidak jauh dari kompleks Kraton Jogja, akhirnya kesampaian juga menikmati hidangan ala Raja di Bale Raos. Itupun gara2 dapet voucher senilai 50rb sih, ya lumayan lah voucher segitu bisa buat satu menu…
Bale Raos sendiri adalah salah satu resto yang menyajikan hidangan ala Kraton Jogja, dan yang spesial adalah lokasi nya pun di dalam Kraton, tepatnya adalah di Jalan Magangan Kulon No. 1, Kecamatan Kraton, Yogyakarta. Jadi inget waktu kecil sering jalan2 dari rumah sampai ke Magangan. Gunungan untuk upacara grebeg pun dibuatnya di Magangan. Yang sangat unik di Magangan ini adalah jika orang mengendarai kendaraan dan ingin melintas di halaman depan pendopo maka diharuskan untuk turun dan mematikan mesinnya. Ini sebagai bentuk penghormatan terhadap Kraton. Hal yang serupa juga berlaku di Keben (Kraton). Benar2 adat istiadat yang masih terjaga…
Kembali ke Bale Raos…..saatnya mencicipi hidangan ala Raja. Dari dulu memang sudah penasaran dengan menu “Bebek Suwar Suwir” dan juga “Beer Jawa”, kalau temen saya milih “Lombok Kethok” dan “Es Camcao”. Tidak perlu menunggu terlalu lama, hidangan pun datang…sebelum dimakan wajib difoto dulu, hehehe. Pada pandangan pertama sebenernya langsung komentar “bener2 ala hotel berbintang…masakan nya cuma secuil”.
Bebek Suwar Suwir adalah masakan favorit dari Sultan HB IX, irisan daging bebek dengan saus kedondong dan potongan nanas. Masakan ini “europe” banget, maklum dulu juru masak andalan Sultan HB IX berkebangsaan Belanda dan dijuluki dengan nama nDoro Smit. Kalau Beer Jawa adalah minuman yang dibuat dari perpaduan jahe, secang, cengkeh, dan juga jeruk. Minuman ini adalah kesukaan dari Sultan HB VIII dan jangan salah…minuman ini tidak beralkohol karena memang bukan beer sesungguhnya melainkan hanya sebutan saja. Lombok Kethok adalah hidangan favorit Sultan HB VII-IX. Kalau Es Camcao nya sendiri langsung mengingatkan saya dengan es camcao yang sering saya jumpai di pasar ketika masih kecil, entah pasar mana…udah lupa. Tampilan sederhana tapi rasanya maknyus…gula jawa nya kerasa banget. Sip lah…

See the full gallery on Posterous
Menu lainnya antara lain:
Semur Piyik (Sultan HB IX), Urip Urip Gulung (Sultan HB VII), Sanggar (Sultan HB VIII – HB X), Soup Timlo (Sultan HB X), Soup Tomat (menu favorit HB IX), Soup Timlo (menu favorit HB X), Soup Lidah, Soup Kacang Merah, Sayur Klenyer (menu favorit HB IX), , Semur Ayam Panji (menu favorit HB VII), Semur Piyik (menu favorit HB VII), Gecok Ganem (menu favorit HB IX), Dendeng Ragi (menu favorit HB IX), Roti Jok (menu favorit HB IX), Dendeng Age (menu favorit HB VIII), dan lain-lain.

See the full gallery on Posterous
Bale Raos buka dari jam 09.30 – 21.30 WIB, kecuali hari Senin hanya dari jam 09.30 – 15.00 WIB. Kapasitas Bale Raos juga lumayan besar. Untuk area indoor terdiri dari dua buah joglo yang terdiri dari 80 tampat duduk, sedangkan jika area indoor dan outdoor digabung maka kapasitas nya meningkat hingga 200 orang.
Kalau sedang berkunjung ke Jogja dan pengen merasakan hidangan para Raja, sangat direkomendasikan datang kesini. Tapi ya jangan kaget kalau harganya sekelas resto hotel berbintang. Untuk makanan disini range harganya antara 15rb – 44rb, sedangkan untuk minuman sekitar 6rb – 12rb (*harga per tgl 9 September 2011).
Buat yang domisili Jakarta tenang aja, ada cabangnya koq disana. Tapi ya sepertinya mending yg di Jogja aja, lebih berasa feel Kraton nya. Hehehe….

